Penyebab dan Gejala Rematik

Penyakit rematik merupakan salah satu peradangan pada sendi yang disebabkan oleh adanya gangguan pada auto imun. Gangguan ini dapat terjadi apabila sistem kekebalan justru menyerang sel serta jaringan tubuh. Rematik sering pula disebut sebagai rheumatismos, rheumatism dan reumatik. Semua istilah tersebut memiliki arti sebagai adanya kerusakan pada sendi karena adanya ketidaklancaran proses perbaikan di dalam sendi. Keadaan ini bisa semakin parah dengan adanya cairan mukus yang berasal dari otak sendi serta struktur lainnya dalam tubuh. Penyebab dan juga gejala rematik perlu untuk diketahui agar kita bisa segera mendapat penanganan yang tepat agar penyakit tidak bertambah parah. Penyebab rematik diduga dipicu beberapa faktor, termasuk usia, kerentanan genetik, adanya infeksi virus serta perubahan hormon.
Penyebab dan Gejala Rematik
Gejala penyakit rematik sendiri sangat beraneka ragam. Namun umumnya gejala rematik ini meliputi rasa sakit pada daerah persendian.

 

Penyebab Dan Gejala Rematik

  1. 1Rasa nyeri pada anggota gerak adalah keluhan utama penderita rematik. Rasa nyeri ini terutama terasa setelah melakukan gerakan tertentu. Nyeri dapat terasa pada persendian dan menyebar sampai ke seluruh tubuh.
  2. Akan terasa juga kelemahan otot yang dapat berkembang sampai ke pengecilan otot atau atrofi. Hal ini biasa disebabkan oleh adanya proses rematismus.
  3. Gejala berikutnya ialah peradangan serta bengkak pada area sendi. Dalam gejala ini, warna kulit perlahan akan berubah memerah dan terasa panas serta sakit ketika diraba. Pada beberapa kasus, akan muncul juga bercak-bercak yang terasa nyeri jika ditekan.
  4. Persedian yang terserang rematik juga bisa terasa kaku serta susah untuk digerakkan.
  5. Selain itu, kejang dan kontraksi otot juga dapat terjadi sebagai gejala penyakit rematik. Otot-otot akan menggumpal ketika kejang dan terjadi benjolan keras.

 

Penyebab Dan Gejala Rematik

Di samping gejala-gejala di atas, tanda lain penyakit rematik ialah gangguan fungsi sebagai akibat dari rasa nyeri, kelemahan serta kekakuan otot. Gangguan fungsi ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan memperlambat gerakan penderita. Yang termasuk dalam gangguan fungsi di antaranya adalah tidak dapat berjalan akibat sakit pada tumit atau lututnya serta tidak bisa berbalik arah dikarenakan sakit pada pinggang. Gejala rematik lainnya yang mungkin tejadi ialah adanya sendi yang berbunyi atau krepitasi. Pada orang yang usianya masih muda, kadang menekukkan persedian seperti jari-jari tangan akan menyebabkan bunyi yang cukup keras. Namun ini bukanlah tanda bahwa orang tersebut adalah penderita rematik, karena pada penderita rematik, bunyi yang dimaksud adalah bunyi berderak.
Gejala-gejala lain yang menandakan rematik ialah sendi dengan posisi goyah. Hal ini terjadi karena adanya kerusakan rawan ligamen atau sendi yang robek. Peradangan serta trauma pada ligamen juga bisa membuat sendi menjadi goyah. Pada beberapa kasus, rematik yang parah bahkan dapat membuat bentuk organ tubuh menjadi berubah atau cacat. Namun, jangan terlalu khawatir karena kelainan ini terjadi hanya pada beberapa jenis rematik tertentu saja seperti osteoarthritis, gout dan rheumatoid arthritis. Umumnya, perubahan yang terjadi ada pada sendi jari tangan serta sendi di antara ruas jari tangan di mana terlihat adanya bengkak atau berubah bentuk. Osteoarthritis yang terjadi pada sendi lutut bisa menyebabkan kaki menjadi berbentuk O. Sendi-sendi dengan keluhan rheumatoid arthritis bisa menjadi bengkok sementara sendi yang mengalami gout dapat muncul benjolan yang disebut juga sebagai tofus. Mengingat banyaknya bahaya dari penyakit ini, memahami gejala rematik sejak awal akan sangat penting agar bisa segera mendapat penanganan.

Baca juga : TAHAP-TAHAP PENGOBATAN PATAH TULANG

Penyebab Dan Gejala Rematik
Penyebab Dan Gejala Rematik
Penyebab Dan Gejala Rematik
Penyebab Dan Gejala Rematik
Penyebab Dan Gejala Rematik

Share This Post